Cara Menghitung Cadangan Emas Alluvial

Adakah Nilai ekonominya emas Alluvial..?
Alluvial Gold
Ya, ada lah, alluvial dalam kenampakannya di alam tidak menunjukkan wujud adanya kandungan emas yang significant, namun setelah dikaji dengan Test Pit oh ternyata mempunyai ketebalan yang lumayan sampai 1 meter lebih, di cari penyebarannya , eh juga ternyata sampai berkilo kilo meter, di cuba dengan test dulang, eh ada emas sampai berbutir butir , banyak kasar, banyak halus ada amang juga. Ini sungguh suatu endapan alluvial yang menarik untuk ditindak lanjuti. Lantas bagaimana kita dapat menghitung jumlah cadangan dan nilai ekonomi dari endapan alluvial. Berikutlah pembahasannya.

Batasan harus diperhatikan.!

Bagaimana menghitung jumlah cadangan emas alluvial di lapangan di daerahmu setelah diketahui disana ada potensi, layak atau tidak untuk dijadikan suatu tambang emas skala industri yang cukup untuk masa hidup tambang beberapa tahun.

Untuk menilai mengevaluasi suatu daerah dengan sumber daya alluvial, maka ada beberapa perhatian sebagai batas atau garis semipermeable dalam mengambil keputusan pertimbangan usaha bisnis pertambangan emas alluvial ini. Berikut penuturannya:

1. Hasil Test Pit menunjukkan ketebalan " Paydirt " yang cukup berarti, sekurang kurangnya 2 kaki  sampai lebih satu meter. Dengan lapisan top soil penutup berbanding lapisan paydirt sekurang kurang nya SR = 1 : 1. Sehingga sekali membuang tanah atas sekali dapat jumpai lapisan alluvial di bawahnya. Namun perhitungan SR ini sebaiknya dihitung jumlah meter kubik tanah atas harus di buang, untuk mendapatkan 1 ton "paydirt" alluvial.

2. Hasil pengayakan dulang , menunjukkan adanya amang yang cukup banyak, hasil butiran emas kasar lebih dari 10 butir, butiran halus lebih banyak lagi.

3. Hasil test pit dengan hasil pengayakan dulang emas yang significant tersebut , di dapat pada sekitar 80% lokasi test pit yang di kerjakan. Artinya dimungkinkan adanya loss result pada beberapa test pit, itu tidaklah berarti. Namun pada kenyataannya hampir semua test pit di lokasi tersebut adalah mengandung emas yang cukup banyak.

4. Lakukan menghitung luasan lokasi yang menunjukkan penyebaran alluvial dan sudah ada data test pit yang dapat di yakini. 

5. Lakukan penghitungan nilai kadar pada butiran emas di dapat hasil "dulang" , yaitu dengan pengandaian sebagai berikut :
    Butiran kasar  ( tampak besar dr mata biasa) = 0.01 gram
    Butiran sedang (tampak kecil dr mata biasa) = 0.005 gram
   Butiran halus (tidak tampak mata biasa, kecuali dengan Loupe)=0.001 gram


Maka Perhitungan hasil pengayakan "Dulang" adalah:
Contoh hasil pengayakan dulang



































































































































































Kemudian dari data di dapatkan rata rata kadar endapan alluvial tersebut, lalu dapat di perkirakan jumlah sumber daya cadangan emas alluvial yang berada didalam tanah alluvial di lokasi tersebut, misalnya asumsi berikut:


Table : Asumsi kandungan emas alluvial.






Pada akhirnya setelah di lakukan kegiatan operasi penambangan alluvial secara metode apapun akan terjadi kurang maksimal dalam mendapatkan hasil akhir, Recoverable Processing. Oleh sebab itu dalam memperkirakan sebelumnya maka buatlah , beberapa pengaman secara empirism apa yang pernah terjadi dalam pengalaman melakukan hal tersebut. 

Misalnya.. adalah sebagai berikut.

Geology Confidence : 80%

Mining Losses          : 5 %

Processing Recoverable : 60% karena dalam pemrosesan alluvial ini hanya mempergunakan metode grafitasi saja, sehingga ada yang lolos, emas halus dan emas debu cukup banyak.

Sehingga Cadangan sumber daya emas di lokasi alluvial tersebut adalah:

Geology Resources insitu = 43.89 Kg x 80% = 35.112 Kg
Mining losses = 5 % =  , maka di proses sejumlah =  35.112 Kg x 95% = 33.3564 Kg
Setelah di proses , maka akhirnya = 60% x 33.3564 Kg = 20 Kg

Mineable Reserves emas alluvial  = 20 Kg.
                                          
Menurut para penambang emas alluvial yang pernah saya dengar pengalamannya , maka pada suatu area yang ditengarai ada kandungan alluvialnya, meskipun pada saat test pit, pengayakan dulang hasilnya "negative", maka belum tentu , bisa jadi pada saat digali lebih dalam dan di proses ternyata keluar hasil yang maksimal. Ini mungkin saja terjadi , maka telitilah pada saat pengambilan data dalam test pit eksplorasi.

Tandai dimana lapisan " Paydirt " yaitu lapisan yang mengandungi emas dan umumnya berada di antara lapisan tanah asli dengan lapisan endapan sungai baru...orang kadang menyebut sebagai antara tanah "kong" dengan alluvial itu sendiri. 

Oleh sebab itu ambillah sebahagian dari lapisan tanah asal tersebut untuk diikutkan didalam pemrosesan. agar tidak ada yang tertinggal bagian yang "pay dirt" tadi.

Kenalilah lingkunganmu sejauh mana dikirakan endapan mungkin bersebar diendapkan pada jaman dulu. Jika sungai purba tidak dapat di kenali langsung hanya satu dua lokasi yang sempit, melainkan harus mengenal seluruh area, flat ground.
Degodego Semakin banyak pengetahuan membuat bijak

0 Response to "Cara Menghitung Cadangan Emas Alluvial"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel